Pentingnya Apresiasi pada Anak

Teringat sebuah kisah. Ini kisah lama. (Rada serius sekarang, ya. Wkwk)

Anak mau nyuci piring.

Ibu marah. Jangan nyuci piring nanti pecah. Oke.

Anak mau nyuci baju.

Duh, ibu aja yang nyuci. Cucian kamu mangkak. Gak bersih. Bahaha. Anak melipir. Oke.

Anak rebahan sambil main HP.

Dasar anak malas. Bisanya cuma main HP aja.

Maunya apa, Bu? Begini salah. Begitu salah.

Anak beliin makanan. Ibu bilang, “Besok gak usah beli makanan lagi. Gak sesuai sama lidah ibu “

Anak pulang kerja gak bawa makanan, ibu bilang lagi, “Kamu gak pernah beliin ibu apa-apa.”

Oke, itu gambaran ibu yang suka nyalahin kelakuan anaknya. Masih banyak lagi.

Sangat sulitkah mengapresiasi anak? Seburuk itukah anak-anakmu? Dari kecil hingga dewasa tak habis omelan bertubi-tubi diberikan.

Bu, sesekali kalau anaknya kasih sesuatu pada ibu, tolong diapresiasi. Kalau suatu waktu anaknya berbuat baik, berilah apresiasi.

Apresiasi tak melulu soal reward, kok. Dipuji sedikit saja merupakan apresiasi. Asal jangan berlebihan saja ya memuji anak. Contoh anak bisa menghabiskan makan. Ibu langsung heboh. “Wah, adik pintar sekali, ya. Anak Ibu jagoan. Hebat banget.”

Itu berlebihan, bu-ibu, kang sayur kang cendol wkwk

Cukup dengan ucapkan, “Alhamdulillah, ibu senang Adik menghabiskan makanan. Allah suka anak yang tidak mubazir atau membuang-buang makanan.” Ternyata ucapan senang saja sudah merupakan apresiasi tehadap Si Kecil, lho.

Kaitkan segala perkataan kepada Allah. Insya Allah ini akan membekas di hati anak sampai dewasa nanti.

Kenapa sih penting mengapresiasi anak?

Berikut ini alasan pentingnya Apresiasi pada anak:

1. Memberikan rasa bahagia

Orang tua mana yang nggak senang anaknya bahagia. Ingin anak bahagia? Jangan tolak segala tingkah laku dan ucapannya mentah-mentah.

2. Memberikan motivasi

Kalau orang tua memberikan feed back pada perilaku anak, maka anak pun menjadi termotivasi untuk terus melakukan hal yang lebih baik lagi. Bukan pasangan saja yang cerminan diri, tapi anak juga.

3. Memberikan rasa percaya diri

Kebayang gak sih? Tiap hari anak-anak disalahkan atas segala sikapnya. Bagaimana ke depannya? Dia akan menjadi pribadi yang selalu merasa salah. Kepercayaan dirinya hilang. Mau berbuat baik sungkan. Tidak ada yang memperhatikan juga. Sedih, deh, jadinya.

Nah, gitu aja, bu-ibu. Apresiasi anak bisa berupa pelukan, ciuman, ungkapan perasaan senang, hadiah kecil, dan pengakuan. Semua dapat kita lakukan secara wajar saja. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, bukan? Hihi

Salam Buku Najma. Semangat mendidik, ya. Happy parenting. 😍

3 Replies to “Pentingnya Apresiasi pada Anak”

  1. Dua anak saya sukanya melukis. Baik dibuku gambar, dan dinding kamar. Kadang mereka bercerita maksud dari lukisannya yang aku sendiri tak mudeng. Tap si aku selalu mengapresiasinya dan menghargai.

    Ini memang penting banget ya mba? apresiasi terhadap anak..

Tinggalkan Balasan